Mengapa Kita Menghormati Bunda Maria?
Setiap bulan Mei dan juga bulan Oktober (bulan Rosario), Gereja meminta kita untuk memberi perhatian secara lebih istimewa kepada Santa Perawan Maria, Bunda Allah. Bunda Maria sangat berarti bagi kita karena beberapa alasan:
MARIA, GADIS YAHUDI
Pertama-tama karena Bunda Maria adalah Bunda Yesus. Maria adalah seorang gadis belia, mungkin usianya masih belasan tahun, ketika ia menjadi Bunda Yesus.
Kemungkinan besar Maria dilahirkan di kota Sepphoris, yang terletak di sebelah utara Palestina. Sepphoris adalah sebuah kota besar di mana bangsa Yahudi dan bangsa Romawi hidup berdampingan dengan damai. Sepphoris merupakan ibu kota Galilea. Kota itu memiliki banyak rumah yang indah dan bahkan sebuah gedung teater yang besar. Sepphoris hancur luluh dilanda gempa bumi besar ketika Maria masih kanak-kanak. Jadi keluarga Maria pindah beberapa mil jauhnya ke Nazareth, sebuah dusun kecil yang berpenduduk hanya 150 hingga 300 orang.
“Nazareth” dalam bahasa Ibrani mempunyai dua arti yang berbeda. Nazareth bisa berarti “lili, bunga bakung” yang merupakan simbol kehidupan, dapat juga berarti “keturunan”. Keluarganya berasal dari keturunan Raja Daud. Baik itu artinya bunga bakung ataupun keturunan, Nazareth adalah nama yang indah bagi tempat tinggal Maria. Di sanalah Maria bertemu dengan Yusuf, seorang tukang kayu. Kemungkinan Yusuf tidak jauh lebih tua dari Maria. Mereka pun bertunangan. Biasanya, masa pertungangan berlangsung selama satu tahun atau lebih. Si gadis akan menenun dan melakukan pekerjaan rumah tangga, sementara sang pria akan membangun rumah tempat tinggal mereka. Kisah selanjutnya kita baca setiap tahun pada hari Natal.
MARIA, BUNDA ALLAH
Kita tidak boleh lupa bahwa Yesus adalah sungguh Allah. Yesus juga sungguh Manusia, dan Ia bangga menjadi manusia. Yesus sering menyebut diri-Nya, “Anak Manusia.” Dalam bahasa Ibrani ungkapan tersebut berarti “manusia”. Karena Yesus tidak dapat dibagi menjadi dua: Yesus yang Allah dan Yesus yang Manusia, maka bunda-Nya juga disebut Bunda Allah.
MARIA, BUNDA KITA
Menjelang ajal-Nya di salib, Yesus memberikan Bunda Maria kepada kita untuk menjadi bunda kita juga. Yesus melakukannya ketika Ia menyerahkan Bunda Maria ke dalam pemeliharaan St. Yohanes, Rasul. Yesus berkata, ” Inilah ibumu.” Artinya Tuhan telah mengangkat kita sebagai anak-anak-Nya sendiri. Ingatlah, ketika Yesus bangkit dari antara orang mati, Ia berkata, “Aku akan pergi kepada Allah-Ku dan Allah-mu, kepada Bapa-Ku dan Bapa-mu.” Jadi kita mempunyai Bapa dan Bunda yang sama dengan Yesus. Dengan demikian kita semua menjadi saudara dan saudari-Nya. Kita semua merupakan suatu keluarga yang mengagumkan!
Tunjukkanlah hormatmu kepada Bunda Maria. Ia membawa kita kepada Putera-nya, Yesus.
& Komentar »
Tinggalkan komentar
-
Arsip
- September 2009 (1)
- Desember 2008 (1)
- November 2008 (1)
- September 2008 (2)
- Juli 2008 (1)
- Juni 2008 (7)
- April 2008 (5)
- Maret 2008 (2)
- Februari 2008 (3)
- Januari 2008 (5)
- Desember 2007 (1)
- Oktober 2007 (2)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS



betul, saya setuju sekali. Maria adalah bunda palinf terpuji sepanjang kehidupan manusia di semesta ini. tiada yg seperti dia, hanya satu untuk selamanya adl Maria. Maria dipilih Allah untuk datang ke dunia karena dia bersih luar dalam. dia adl hamba Tuhan yang luar biasa
Setuju, Per Mariam Ad Iesu!
Maria adalah bunda Kristus dan sekaligus bunda gereja.. maria hadir dalam kehidupan keseharian kita..ia hadir untuk menghantar semua orang kepada Yesus melaui dia, karena Maria mau agar semua anaknya dipersatukan dengan Bapa dan Puteranya.. maria hendaknya menjadi perangta kita satu-datunya kepda Allah sebab melalui,dengan, dalam, unutk Maria kita lakukan untuk lebih sempurna melalui, denan, dalam, untuk yesus Krsitus
Yesus telah menitipkan Maria kepada rasulNya sebelum wafat di Kayu Salib. Sejak itu Maria sering diundang para rasul ke rumah mereka. Apakah kita pernah mengundang Maria ke rumah atau hati kita?
Maria terlibat dalam karia Penyelamatan Allah. Maria sering disebut juga bunda penyembuh.memang banyak orang yang melupakan Tuhan dan Maria,tetapi maria akan tetap abadi di dalam hati kita pernahkah anda memohon kepada maria?