RENAISSANCE

Kegelisahan, Kegembiraan, dan Harapan

Agama Sama Dengan Candu?

Ada zaman di mana agama dianggap candu oleh sebagian orang.

Jujur saja, kadang ada masa dimana saya merasa itu ada benarnya juga. Yesus yang saya kenal dalam Kitab Suci, menjanjikan banyak hal, terutama pada yang miskin dan menderita. Sejauh yang bisa saya tangkap, dari beberapa agama lain di dunia yang juga demikian.. (Maaf jika salah)

Bahkan ada ungkapan, “Do your best, and leave the rest to God.”

Tuhan menjadi tempat terakhir yang sangat menjanjikan. Membuat kita mampu bertahan di saat saat sulit..

Candu pun membuat kita menjadi “kuat” atau paling tidak kita tidak menjadi sadar akan masalah masalah di depan mata.

Bukan mau mempengaruhi pembaca saya supaya jadi Atheist, tapi cuma mau menyadarkan bahwa Tuhan pun perlu campur tangan dan kerja sama kita manusia. Supaya kita tidak menjadi naif dan semata mata mengandalkan mujizat..

Ketika semua menjadi kacau dan mujizat tidak datang jua, apa yang harus kita lakukan?

Zaman ini yang punya kuasa dan uang, mengatur segalanya.. Apakah kita perlu berpaling dari Allah dan menjadikan kekuasaan dan Uang menjadi Tuhan kita yang baru..?

Yang jelas janji Tuhan bukan untuk hidup sekarang.. Jika ada yang menerimanya sekarang, katakan saja “kebetulan”, atau “keberuntungan”.. Janji Tuhan adalah untuk hidup yang akan datang.., yang kadang kurang kita pikirkan.., saat kekuasaan dan uang kita tidak lagi ada fungsinya..
May God Help us then.. GBU

Agustus 7, 2013 - Posted by | Pencerahan

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: